Kamis, 23 Desember 2021

Kodam I/BB Meraih Ranking Satu Laporan Keuangan UAPPAW Dan Kinerja Penyampaian SP3BBLU TA 2021



MEDAN, MM - Kodam I Bukit Barisan berhasil meraih ranking satu laporan keuangan Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah (UAPPAW) Kategori Sedang TA 2021 dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJP) Kemenkeu Provinsi Sumut, Rabu (22/12/2021). 

Penghargaan diterima langsung oleh Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hassanudin, dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJP) Kemenkeu Provsu, Safriadi dalam acara Rapat Kerja Akuntansi Tingkat UAPPAW  TA 2021 bertempat di Aula Rekreasi Gedung Keuangan Negara Jl Pangeran Diponegoro No.30 A Medan Provinsi Sumut..
 
Pangdam mengaku bersyukur atas prestasi yang diraih Kodam I/BB ini, dan apresiasi tersebut akan semakin memacu pengelolaan anggaran yang lebih akuntabel, transparan dan profesional di lingkungan Makodam I/BB dan satuan jajarannya. 

"Dengan capaian ini, mudah-mudahan bisa mewujudkan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi dan Bersih Melayani (WBBM), khususnya di lingkungan Kodam I/BB," ucap Mayjen TNI Hassanudin. 
 
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan Protokol Kesehatan yang ketat, serta dihadiri Asrendam I/BB, Kakudam I/BB dan para pejabat publik dari intansi pemerintahan lainnya.

(Ucok) MM

Sumber : Pendam I/BB

Rabu, 22 Desember 2021

Satgas Yonif 144/JY Menerima Dalwas dan Monitoring Kondisi Psikologi Satgas Ops Dalam Negeri di Perbatasan


KABUPATEN SANGGAU, MM,-Anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY menerima Dalwas dan Monitoring kondisi Psikologi Satgas Ops dalam Negeri di Desa Sei Tekam, Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat.Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas Letkol Inf Andri Suratman dalam keterangan tertulisnya pada Awak Media di Pos Kotis Selasa (21/12/2021).

"Satgas Pamtas pos Sei Tekam menerima kunjungan dari psikologi, bertujuan untuk memeriksa psikologi prajurit yang sudah berjalan memasuki bulan ke 7,dalam melaksanakan tugas Perbatasan sektor timur Kalbar,"katanya menutup keterangan tertulis.

Sementara Mayor Inf Freddy S,R Simanjuntak, selaku Ketua Tim dalam keterangannya pada Awak Media mengatakan"Kegiatan ini merupakan pengecekan Kondisi Psikologi Satgas Ops dalam Negeri yang sudah berjalan, menjalankan tugas pengamanan perbatasan RI-Malaysia sektor timur",besar harapan kami dalam melaksanakan tugas dengan penuh semangat, Utamakan faktor keamanan dan laksanakan kegiatan yang dapat meningkatkan moril,"ucapnya.

Ditambahkan Letda Inf Haris Tri prawira selaku Danpos Sei Tekam mengatakan,"Kami menerima kedatangan dari Dalwas dan Monitoring kondisi Psikologi Satgas Ops dalam Negeri",selama kegiatan dari ketua Tim kami merasa senang dan bergembira dalam mengisi soal yang di berikan", pungkasnya.

Pelaksanaan kegiatan pemeriksaan psikologi berjalan dengan lancar dan tertib dan selalu mengedepankan protokol kesehatan.

(Yon) MM

Selasa, 21 Desember 2021

Kunjungan Kerja Panglima TNI ke Markas Prajurit Pengawal Samudra di Mako Armada, Jakarta Pusat



JAKARTA, MM - Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa berkunjung ke markas prajurit pengawal samudra di Markas Komando (Mako) Komando Armada (Kormada) I, Jalan Gunung Sahari No. 67 Jakarta Pusat. Kehadiran Panglima TNI didampingi Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ny. Hetty Andika Perkasa, Senin (20/12/2021).

Kedatangan pejabat nomor satu di jajaran TNI ini disambut oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Ahmadi Heri Purwono didampingi Wakil Ketua umum (Waketum) Jalasenastri Ny. Wiek Ahmadi Heri Purwono, serta Panglima Koarmada I Laksamana Muda (Laksda) TNI Arsyad Abdullah, didampingi Ketua Daerah Jalasenastri Armada (DJA) I Ny. Ifa Arsyad Abdullah.

"Kunjungan ini sebagai bentuk keseriusan Panglima TNI untuk mengetahui lebih dalam tentang Angkatan Laut sebagaimana yang pernah disampaikan saat Kunjungan Kerja (Kunker) perdana Panglima TNI ke Markas Besar TNI Angkatan Laut (Mabesal), pertengahan bulan November lalu," terang Wakasal, Laksamana Madya (Laksdya) TNI Ahmadi Heri Purwono pada Awak Media.

Dalam pantauan Awak Media di lokasi, Kehadiran Panglima TNI di Mako Koarmada I disambut dengan kesenian Reog Ponorogo oleh para prajurit pengawal samudra yang tergabung dalam Reog Suroyudo Komando Latihan (Kolat) Koarmada I, kemudian meninjau anjungan KRI Mako Koarmada I yang berada di lantai 1 Gedung Yos Sudarso sekaligus menerima paparan dari Panglima Koarmada I mengenai keamanan terkini di laut Natuna Utara dan kesiapan alutsista yang beroperasi di wilayah kerja Koarmada I.

Sedangkan Asisten Operasi (Asops) Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Laksamana Pertama (Laksma) TNI Ariantyo Condrowibowo memaparkan mengenai peran dan fungsi Kogabwilhan I dalam pengamanan laut Natuna Utara.

Sementara itu, Ketua Umum Dharma Pertiwi yang didampingi oleh Waketum Jalasenatri dan Ketua DJA I mengunjungi seni budaya Kolintang dan melihat secara langsung pameran barang-barang hasil karya kerajinan ibu-ibu DJA I di Lounge Room Matjan Kumbang Koarmada I. Ny. Hetty Andika Perkasa sangat kagum dan memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas kreatifitas Ibu-ibu DJA I.

Panglima TNI juga berkesempatan meninjau Pusat Komando Pengendali (Puskodal) Mako Koarmada I sebagai pusat pengendali dan informasi unsur-unsur jajaran Koarmada I yang melaksanakan operasi di wilayah kerja Koarmada I sekaligus menerima paparan Kepala Puskodal (Kapuskodal) Koarmada I Letkol Laut (P) Bagus Cahya Utama,  mengenai tugas pokok Puskodal Mako Koarmada I.

Turut hadir dalam kunker Panglima TNI, Panglima Kogabwilhan I Laksdya TNI Muhammad Ali, Pejabat Utama Mabes TNI, Pejabat Utama Mabesal dan Pengurus Dharma Pertiwi serta Pengurus Jalasenastri.

(Den) MM

Senin, 20 Desember 2021

Viral Aksi Dimedsos, Kapolres Malang Berikan Penghargaan kepada Pak Yit Penjaga Perlintasan KA Kuncoro


MALANG, MM - Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono memberikan penghargaan kepada penjaga perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu yang sempat viral di media sosial. Karena aksi heroiknya saat menghadang pemotor yang nekat melintasi rel saat kereta api melintas.

Pemberian penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kapolres Malang, AKBP Bagoes kepada Agus Suyitno atau (biasa dipanggil Pak Yit) di Lapangan Satya Haprabu Mapolres Malang, Senin (20/12/2021).

Agus Suyitno, sehari-hari berjaga di perlintasan kereta api Jalan Kuncoro, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Diketahui bahwa Lokasi itu merupakan perlintasan KA tanpa palang pintu yang kerap terjadi kecelakaan dan sudah cukup banyak menelan korban jiwa.

"Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pak Agus Suyitno. Dimana beliau berjasa menyelamatkan nyawa pengendara yang nekat terobos perlintasan kereta api, padahal waktu itu kereta api sudah sangat dekat," ucap Kapolres Malang, AKBP Bagoes Wibisono kepada Media.

"Sesuai informasi dari masyarakat di sekitar lokasi. Kecelakaan sering terjadi karena pengendara kerap tak memperhatikan ada kereta api yang melintas saat menyeberangi rel kereta api," ungkapnya.

Dengan hadirnya sosok pria berusia 61 tahun ini, sangat berarti dalam membantu masyarakat serta mencegah terjadinya kecelakaan di perlintasan KA tersebut.

"Pekerjaan yang mulia, semoga Pak Yit senantiasa diberikan kesehatan. Sehingga tetap dapat membantu dan berbuat baik kepada sesama," ungkap Bagoes.

Setelah mendapatkan piagam penghargaan, selanjutnya Kapolres Malang bersama Pak Yit, berfoto bersama di depan lobi Mapolres Malang. 

(Alv-Hms) MM

Sabtu, 18 Desember 2021

Catatan M.Nasir (Sekjen SMSI) Dalam 'Gerakan Global Media Siber' Pada Diskusi Jurnalistik 'Bangun Sinergitas Insan Pers'



TANGGERANG, MM - Organisasi perusahaan pers terbesar di Tanah Air, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) lahir ketika media pers sedang dilanda disrupsi teknologi dan transformasi sosial. Dengan kelenturan beradaptasi dengan teknologi baru dan transformasi sosial, para anggota SMSI kini tampil menjadi pemilik media siber,(17/12/2021).

Dengan menggunakan media pers siber rintisan masing-masing, didukung dengan media Siberindo.co yang menjadi news room bersama warga SMSI, serta jaringan media Cyber Network (CYN), ditambah lagi pembentukan Millennials Cyber Media (MCM) di tiap daerah yang telah diputuskan dalam Rapat Kerja Nasional SMSI di Jakarta 7-8 Desember 2021, SMSI secara bersama-sama akan melompat jauh ke depan.

Untuk mewujudkan capaian-capaian yang menjadi harapan, SMSI bekerjasama dengan banyak pihak, antara lain Bukit Algoritma pimpinan Budiman Sudjatmiko. Lompatan jauh ke depan tidak mungkin terwujud tanpa bekerja sama dengan pihak-pihak yang berkompeten. 

Sinergitas antar internal SMSI—  para anggota, dan pengurus— dan antar lembaga-lembaga eksternal di luar SMSI sudah menjadi komitmen dan agenda bersama yang  telah ditetapkan oleh Ketua Umum SMSI Firdaus. 

“Kita harus tahu tentang ecosistem perusahaan pers siber. SMSI adalah Indonesia mini. Merangkul semua yang bersedia diajak bekerja sama untuk kebaikan dan kemajuan bersama, kemajuan Indonesia,” kata Firdaus di depan anggotanya mengakhiri rapat kerja nasional SMSI di Jakarta tanggal 7-  8 Desember 2021.

Hingga Desember 2021, jumlah perusahaan media siber yang tergabung dalam SMSI sedikitnya 1.350 perusahaan. Para pengusaha pers siber di seluruh Tanah Air itulah yang menggelindingkan roda SMSI di seluruh daerah, termasuk Kota Tangerang. SMSI menjadi tempat berkumpul, berbincang-bincang mengembangkan perusahaan pers secara sehat.
 
SMSI dibentuk dengan tujuan mulia, yakni turut andil memajukan Indonesia dan bangsanya yang demokratis, dan pluralistik, melalui pembangunan perusahaan pers siber sebagai infrastruktur penyebaran informasi. Infrastruktur informasi yang dibangun oleh SMSI sangat dibutuhkan oleh negara, pemerintah, dan bangsa serta seluruh komponennya. 
 
Mengapa dibutuhkan? Sangat dibutuhkan karena semua perusahaan pers SMSI menyebarkan informasi penting dari berbagai arah lewat berita-berita yang diproduksinya secara bertanggung jawab. 

Informasi pembangunan dari pemerintah disebarluaskan kepada masyarakat, sementara kegiatan positif serta kritik membangun dari berbagai lapisan masyarakat atau komponen bangsa juga diberitakan untuk dibaca semua kalangan, termasuk pemerintah.
 
Kita sementara ini tidak bisa mengandalkan informasi dari media sosial yang sering menjadi penyebar berita bohong atau hoax, entah itu disengaja atau tidak. Media sosial tidak mempunyai metode jurnalistik dalam menghimpun dan menyebarkan informasi, sehingga sangat mudah menyerap kabar yang belum di-verifikasi kebenarannya.
 
Di sini kehadiran SMSI menjadi sangat penting karena memperkokoh jembatan informasi publik yang benar. Untuk itu, jumlah keanggotaan dan kepengurusan SMSI yang sudah tersebar hingga 34 provinsi, sedang diperluas  hingga tingkat kabupaten dan kota.

SMSI didirikan tahun 2017,  dibidani oleh Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari bersama Sekretaris Jenderal PWI Pusat Mirza Zulhadi, serta Ketua PWI Provinsi Banten yang saat itu dijabat oleh Firdaus yang kemudian menjadi Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat. 

Selanjutnya Firdaus terpilih menjadi Ketua Umum SMSI (periode 2019- 2024) untuk yang pertama hasil kongres, pada 20 Desember 2019 di ruang rapat PWI Pusat di Gedung Dewan Pers, Lantai 4 Jalan Kebon No 32- 34, Jakarta Pusat. 

Tidak lama kemudian setelah SMSI berkembang dengan baik, Dewan Pers mensyahkan SMSI menjadi konstituennya. SMSI disyahkan menjadi kontituen Dewan Pers, bersamaan waktunya dengan pengesahan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) yang juga menjadi konstituen, melalui rapat pleno Dewan Pers, Sabtu (23/5/2020).

SMSI menyusul organisasi perusahaan pers yang sudah lama menjadi konstituen Dewan Pers terlebih dulu, sehingga jumlahnya menjadi 10 organisasi pers.Ke-10 organisasi pers itu adalah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Serikat Penerbit Pers (SPS), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI),  Pewarta Foto Indonesia (PFI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).
 
Sekarang SMSI memiliki tanggung jawab mengembangkan organisasi, mengkoordinasikan seluruh anggotanya untuk meningkatkan bisnis perusahaan, menjaga kualitas produk pers, serta mentaati hukum pers dan mewajibkan para wartawannya menaati kode etik jurnalistik. 
        
Mengadaptasi Zaman

Pergerakan insan pers dalam mendadaptasi teknologi di zaman baru, dilakukan semua insan pers di seluruh dunia, termasuk SMSI. Masyarakat dunia tahap demi tahap meninggalkan media konvensional seperti surat kabar cetak, majalah, dan radio. Masyarakat beralih ke media berbasis online yang sangat mudah diakses lewat internet, lewat gadget.
 
Dalam situasi bisnis perusahaan pers konvensional yang melemah, sebagian wartawan dipotong gaji mereka, ada yang kemudian dirumahkan, dan bahkan diberhentikan secara permanen. Keadaan krisis media konvensional seperti itu terjadi di Indonesia dan hampir seluruh belahan dunia. Para wartawan profesional yang menjadi korban disrupsi teknologi dan perubahan sosial, lalu membanting setir beradaptasi dengan zaman baru era digital ini. Mereka merintis mendirikan perusahaan pers online atau yang disebut perusahaan rintisan (startup). 

“Mahasiswa-mahasiswa kami menemukan banyak startup (perusahaan pers siber- Red.) di seluruh dunia— mulai dari Uganda ke Colombia, dari Kuba ke Nepal, dari Canada ke Italy, dari Australia ke Amerika Serikat— Kami membutuhkan dana bantuan lebih banyak,” demikian kutipan dari buku Beyond Journalism (2020), ditulis dua dosen peneliti jurnalisme dan studi media, Mark Deuze (Universitas Amsterdam) dan Tamara Witschge (Universitas Groningen).

Bantuan dana yang dimaksud Tamara berasal dari Universitas Groningen tempat ia mengajar. Bantuan antara lain berupa dana, pendidikan dan beasiswa, serta pemikiran/arahan riset internasional tentang jurnalisme dan media. 

Kedua peneliti itu pergi ke pusat kota Nieuwsatelier di Amsterdam, keduanya masuk ke lantai dasar gedung tua yang kosong. Di gedung tua tidak berpenghuni itu ada lima startup perusahaan media siber yang berbeda, dan sebuah asosiasi jaringan kerja wartawan independen. 

Kami melihat hampir sama dengan perusahaan pers kawan-kawan di kota Tangerang yang menempati gedung tua Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, di Jalan Daan Mogot yang tidak digunakan lagi, di satu lantai atas pojok depan. Di gedung tua yang tidak diurus ini juga digunakan oleh sejumlah perusahaan pers siber.

Banyak wartawan di daerah lain turut beradaptasi dengan dunia baru, merintis menjadi pengusaha media online. Diharapkan perusahaan media siber tidak hanya berhenti pada adaptasi, melainkan turut berinovasi di tengah zaman digital, era 4.0. 

(*) MM


(* Catatan ini disampaikan dalam Diskusi Jurnalistik “Bangun Sinergitas Insan Pers” dan Pengukuhan Pengurus SMSI Kota Tangerang periode 2021- 2024 di Pakons Prime Hotel, Tangerang, 17 Desember 2021

Rabu, 15 Desember 2021

Founder Bukit Algoritma, Budiman Sudjatmiko Dukung SMSI Sukseskan Aset Digital Crypto Cyber Network (CYN)



JAKARTA, MM -  Pembentukan Milenial Cyber Media (MCM) dan disiapkannya aset digital Crypto Cyber Network (CYN)  oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) untuk mendukung media dan kemerdekaan pers di Indonesia, mendapat dukungan dari salah satu founder Bukit Algoritma, Budiman Sudjatmiko.

Dukungan itu disampaikan langsung Budiman Sudjatmiko saat berkunjung ke kantor SMSI Pusat, Jl Veteran II No 2 - Jakarta, Rabu siang (15/12/2021). Kunjungan disambut dengan pertemuan bersama pengurus harian SMSI Pusat yang dipimpin langsung Ketua Umum, Firdaus.
 
Dukungan itu selanjutnya dibuat kesepakatan antara SMSI Pusat dengan Bukit Algoritma untuk suksesnya MCM dan aset digital Crypto Cyber Network
 (CYN).

Sejumlah pengurus harian SMSI Pusat, tampak hadir, diantaranya, M Nasir (Sekretaris Jendral SMSI), Aat Surya Safaat (Ketua Panitia HUT SMSI) Ismet Rauf (Penguji), Ketty Saukoly (Penjab Seminat HUT SMSI), Gusti Rahmat (Ketua SMSI DKI Jakarta) dan Makali Kumar SH (wakil bendahara), Pahala Simanjuntak (Sekretaris SMSI DKI Jakarta) dan Lesman Bangun (Ketua SMSI Provinsi Banten). Selain itu, hadir tamu istimewa, KH Maksum.

Mengawali pertemuan itu, Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus memimpin langsung tiga agenda pertemuan, yakni Pembubaran Panitia Rakernas 2 SMSI, persiapan peringatan HUT SMSI maret tahun 2022, dan program pembentukan MCM serta revisi white paper aset digital crypto CYN.

Dalam pertemuan itu, Ketua Umum SMSI menyampaikan tentang Revolusi industri 4.0 telah mengubah pola kehidupan manusia dan juga perkembangan ekonomi secara global. Teknologi digital telah diadopsi di berbagai bidang dan industri, sehingga memunculkan berbagai inovasi dan perkembangan baru untuk memudahkan kehidupan manusia. Salah satu dampaknya adalah munculnya berbagai jenis produk digital yang disebut crypto currencies atau di Indonesia diakui sebagai aser digital.

Menyikapi itu, SMSI Pusat memprogramkan MCM dan menerbitkan aset digital Crypto dengan nama CYN (Cyber Network).

"Ini langkah antisipasi kita terhadap perkembangan teknologi digital yang pesat, dan langkah lompatan kita untuk menjembatani Milenial dan kemajuan media Siber di Indonesia dalam kurun waktu 10-30 tahun kedepan," ujarnya.

Launching di internal, terkait MCM dan aset digital crypto CYN  akan dilakukan pada HUT SMSI ke-5 pada 7 Maret 2022 di Jakarta.

"Dengan adanya 10 triliyun aset diigital crypto yang telah diterbitkan, segera akan kita distribusikan ke para pengurus dan anggota SMSI di seluruh Indonesia serta partner SMSI diseluruh dunia. Sehingga kedepannya, pengelola media akan mandiri dengan dukungan aset digital ini," harap Firdaus 

Selanjutnya, Gusti Rahmat, selaku Wakil Bendahara yang juga penjab aset digital Crypto CYN milik SMSI, memaparkan secara rinci mengenai peluang bisnis di aset digital Crypto CYN.

"UU 40 tahun 1999 tentang kemerdekan Pers dan Pemerintah Indonesia mengakui Crypto sebagai aset digital dengan diterbitkannya peraturan BAPPEBTI. Ini yang menjadi pertimbangan kita menerbitkan Token Cyrpto CYN. Rencana awal, 1 token CYN akan dijual 1 Rupiah. Selanjutkan harga akan mengikuti mekanisme pasar," terangnya.

Gusti menegaskan kembali harapan ketum SMSI, bahwa seluruh pengurus dan anggota SMSI yang tersebar di tiap provinsi hingga kabupaten se-Indonesia, akan mendapatkan CYN dengan jumlah 200 juta hingga 500 juta. Nilai tersebut, tidak termasuk partner di luar negeri. CYN sendiri telah diterbitkan sejak 09 Agustus 2021, sebanyak 10 triliun token.Token CYN bekerja di jaringan blockchain tron dengan TRC20.

Merespon program inovatif dari SMSI untuk pembentukan MCM dan terbitnya token cyrpto CYN itu,  Budiman Sudjatmiko menyampaikan dukungan positif dan siap menjadi partner bisnisnya. Termasuk menjadi investor untuk suksesnya CYN yang merupakan maha karya anak negeri Indonesia.

Founder Bukit Algorita kembali menyampaikan,  tentang masa depan dan revolusi teknologi media dimasa mendatang.

"MCM dan token CYN yang diterbitkan SMSI ini merupakan langkah inovatif yang dilakukan SMSI dengan perkembangan teknologi digital dewasa ini. Kami mendukung dan siap jadi partner untuk mensukseskannya di Indonesia maupun dunia," ujar Budiman Sudjatmiko, yang juga  Ketua Gerakan Inovator 4.0 Indonesia.

Dikatakan Budiman, Bukit Algoritma sudah menyiapkan untuk merespons era transformasi digital dan transformasi biofisik itu. Di sana akan menjadi sebuah tempat mengembangkan seluruh imajinasi, inovasi, dan kreativitas terutama anak-anak muda, scientist dan technolog, dan pebisnis, khususnya pebisnis scientist. Tak terkecuali untuk mensukseskan transaksi digital dengan uang digital berupa token crypto CYN.

"Prinsipnya, dengan kemajuan teknologi digital ini, hak-hak asasi manusia, seperti hak punya aset dan hak punya akses dalam kehidupannya, sudah tidak bisa dibatasi lagi. Dengan kemajuan teknologi, delapan hak  dasar dalam HAM itu bisa terpenuhi," tegasnya. 

(*) MM

Diduga Dikoordinir Keluarga Sultan Koba, Tiang Sutet PLN Dikawasan Kolong Marbuk Kembali Dihajar Penambang Ilegal


PANGKALPINANG, MM -  Membangkang, kata-kata ini lah yang mungkin lebih tepat untuk para penjarah pasir timah ilegal di Wilayah Pencadangan Negara (WPN) lahan eks kobatin yakni kolong Marbuk, Pungguk dan Kenari, Kecamatan koba, Kabupaten Bangka Tengah, pada Selasa, (14/12/2021).

Tampaknya kesempatan yang dilakukan oknum masyarakat penambang di dalam  melakukan penjarah penambangan ilegal timah jenis ponton Ti apung, hal tersebut justru disaat bergantinya kepemimpinan kapolres Bangka Tengah dan Kasat Reskrim, sehingga catatan lama/hukum oknum para pelaku penambang berharap, apa yang mereka lakukan tidak diketahui oleh kedua pimpinan di Polres Bangka Tengah.
 
Belum lama ini aktifitas penambangan ilegal bahkan di ketahui oleh masyarakat setempat sudah berjalan hampir sebulan lebih terkesan pihak Polres Bangka Tengah melakukan pembiaran penjarahan di kawasan WPN di tiga kolong yang menjadi primadona para penjarah pasir timah ilegal.

Meski berkali-kali ditertibkan hingga dilakukan penangkapan oleh aparat kepolisian baik itu dari Polda Babel maupun Polres Koba, namun saat ini penambang ilegal di lokasi eks kobatin tersebut terus beroperasi lantaran adanya dugaan keterlibatan oknum APH itu sendiri berkolaborasi dengan 'pemain lama'. 
 
Bukan lagi menjadi rahasia umum, di kawasan Merbuk, Kenari dan Pungguk saat ini sedang diluluhlantakkan oleh sekelompok kawanan penambang liar. 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh jejaring mendia ini lapangan, ternyata masih pemain lama yakni ada dua orang kuat kota Koba yang diduga kuat mengkoordinir belasan ponton yang beroperasi tepat di lokasi gelam persis tidak jauh dari tiang Sutet PT PLN yang merupakan lahan milik PLN. 

Diketahui, penambangan timah ilegal jenis Ponton TI Apung itu disinyalir selain persekongkolan dengan oknum APH Babel untuk menambang secara ilegal, pemain lama yang mengkoordinir oknum warga Koba berinisial Is, K, dan Bt kolektor besar di Koba. 

BT merupakan cukong timah dengan sepak terjang kelompok ini diketahui merupakan pemain kambuhan dalam segitiga jejaring cukong timah yang menampung pasir timah hasil penjarahan dari kawasan terlarang di Kabupaten Bangka Tengah. 

"Dulu kan sudah pernah ditertibkan oleh Polres Bateng, seingat saya sewaktu Kapolresnya dijabat oleh AKBP Slamet Purnomo. Bahkan sampai pernah menahan sebanyak 6 orang yang dibawa ke Polda Babel," kata nara sumber kepada  jejaring media ini Senin (13/12/2021) malam.

Is warga Koba salah satu pemain lama yang dulu pernah viral karena menjadi koordinator tambang ilegal Ponton TI apung rajuk di kolong Marbuk , Kenari dan Pungguk itu diam-diam beroperasi kembali menjarah kekayaan alam di kolong eks kobatin itu, dan informasinya aktifitas tersebut sudah satu bulan ini berjalan.

" Yang saya tau mereka sudah satu bulan ini bekerja di daerah sutet PLN dan di daerah Gelam itu, dan hampir tidak tersentuh APH, jika ada masyarakat yang melapor ke Kepolisian pasti akan ada yang datang ke lokasi dan sesaat aktivitas itu berhenti, dan paling lama satu hari saja stopnya dan setelah itu kembali bekerja", ungkapan narasumber.

Ditambahkan nara sumber , pemilik ponton TI apung rajuk yang  beraktifitas di lokasi WPN eks kobatin tersebut adalah para pemain lama yang dulunya menjadi dalang dalam kegiatan penambangan pasir  timah dan menjadi pembeli dari hasil penambangan ilegal dari ponton binaan mereka.

"Sultan koba  Is  dan koleganya Ac, Bt, adalah pemain lama yang pernah menjadi aktor utama beraktifitas tambang ilegal di kolong Marbuk, Kenari dan Pungguk, dan yang terakhir menjadi aktor  di lokasi eks Kobatin itu adalah keluarganya 'Sultan Koba', dan orang-orang terdekatnya", ungkap MK yang pernah bertemu dengan RM orang tua 'Is'.

Diketahui, saat itu RM meminta bantuan kepada MK memohon agar perkara tindak pidana  pencemaran nama baik terhadap anaknya Kinoi yang sempat dilaporkan di Polda Kepulauan Bangka Belitung diminta dengan cara perdamaian penyelesaian, dan pertemuan upaya damai di warung kopi di Pangkalpinang.

Sebelumnya, diketahui kelompok Is sempat menandatangani surat pernyataan di Polda Bangka Belitung bahwa menyatakan tidak menambang timah secara ilegal di kawasan kolong Marbuk, Kenari dan Pungguk.


Kemudian, jejaringan media ini mengkonfirmasi ke Kasat reskrim Polres Bangka Tengah AKP Wawan terkait beraktifitas penambangan timah ilegal oleh oknum warga dijuluki Sultan Koba bersama koleganya mengkoordinir penambangan timah ilegal di kolong Marbuk,Pungguk dan Kenari dalam WPN eks PT Kobatin. 

Kepada Jejaring media ini, AKP Wawan mengatakan bahwa beberapa hari yang lalu pihaknya Polres Bangka Tengah sudah melakukan penertiban di WPN kolong Marbuk, Pungguk dan Kenari eks IUP PT Timah Tbk.

"Monitor bang, beberapa hari kemarin kami sudah melakukan penertiban dan melakukan patroli, tapi kalau hari ada aktifitas kami nga tau ya bang," jawab Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah. 

Saat disampaikan beraktifitas tambang ilegal jenis ponton TI apung di dekat Gelam dekat tiang sutet PLN tidak dapat dilalui jalan lama lantaran jalan akses yang dilalui masyarakat sudah diputus oleh penambang, agar tidak bisa dilewati oleh aparat penegak hukum dan wartawan dalam melaksanakan tugasnya. 

"Kami tidak tau bang ada jalan alternatif lain untuk menuju kesana, terimakasih informasinya "ujar Wawan mantan Kapolsek Gantung Beltim. 

Membandelnya oknum warga dan cukong timah di Koba seolah-olah memberi isyarat bahwa mereka memang tidak mudah tersentuh oleh hukum dan merasa kebal hukum. Tentunya masyarakat menunggu tindakan tegas pihak Polres Bangka Tengah. 

Saat berita ini dipublikasikan oknum warga dijuluki Sultan Koba  Is dan Bt Cukong Timah masih dalam upaya di konfirmasi. 

(RF / KBO Babel) MM

MEDIA MAJAPAHIT

MEDIA MAJAPAHIT

BERITA TER UP-DATE

Ditengarai Tak Kantongi Izin Pabrik Tahu Tetap Operasi Ditanah PJT, Desa Mangunjaya : Tak Berizin, Tak Bayar Pajak!

KABUPATEN BEKASI ,   MEDIA MAJAPAHIT - Pabrik pembuatan tahu berdiri diatas bantaran  kali jambe  disinyalir tak miliki izin alih fungsi da...

BERITA TERKINI


MEDIA MAJAPAHIT

MEDIA MAJAPAHIT

POSTINGAN POPULER